RADANG PADA OTAK MERPATI

Sebuah tulisan menarik diposting oleh akun Mas Nino. Tulisan ini sudah banyak banyak dibagikan. PPMBSI.com mencoba menyadurnya tanpa mengubah isi tulisan.

Mas Nino menyebutkan, tulisan ini tidak membahas soal “obat telo apa”, atau “Cara menyembuhkan telo gimana?” Sebab menurut Mas Nino, itu jenis pertanyaan yang membosankan.

Tapi secara implisit, dengan alur nalar yang baik, jawaban atas pertanyaan di atas sebenernya ada dalam tulisan ini. Jadi kalau merasa perlu tahu obat atau penyembuhannya, cerna baik-baik. Mestinya ketemu.

Menurut Mas Nino, sangat jamak dalam kasus “Telo” yang menjadi kambing hitam adalah virus ND, atau pada merpati dikenal sebagai PMV-1. Seolah-olah hanya ND-lah yang bisa menyebabkan kepala melintir. Padahal kenyataannya, Telo bisa disebabkan banyak hal.

Mas Nino lalu mencoba memilah jadi 2 kemungkinan, virus atau bukan? Secara ilmiah, pembuktian virus atau bukan memang rumit. Perlu lab yang cukup memadai, dengan mesin PCR dan Mikroskop Elektron.

Tapi secara kasat mata tanpa peralatan canggih tadi, bisa kok kita menentukan virus atau bukan. Kita pakai cara nekropsi (bedah bangkai). “Dulu saya berguru pada “mbahnya” Virus di Bogor, bolak balik dengan motor butut, kadang naik kereta juga. Dia mengajarkan bahwa setiap serangan virus akan meninggalkan jejak di 3 organ,” ujar Mas Nino.

MAS NINO

OTAK

Pada gambar ilustrasi, itu adalah bagian otak yang terkena serangan Telo. Apa pun penyebabnya, akan terjadi peradangan di bagian pembuluh darah di otak. Bagian “urat-urat” yang merah tampak membesar, pada burung sehat tidak sebesar itu dan tidak semerah itu.

Kalau pada bagian otaknya sudah seperti itu, maka semasa hidup si burung akan sangat sensitif terhadap suara, cahaya, mudah kaget, koordinasi motoriknya terganggu (kelapa melintir, terbang nabrak-nabbrak, dst.). Ini sebenarnya mirip pada serangan “stroke” pada manusia. Tapi kondisi otak seperti itu belum tentu disebabkan oleh virus.

Untuk memastikan, kita pelu melihat organ lain.

PROVENTRICULUS

Ini adalah pangkal usus. Bagian usus seperti kantung yang nempel pada ampela. Bila serangan virus pada bagian ini ada lesi /peradangan di bagian pentil yang menonjol pada permukaan usus. Jadi bentuk peradangannya bercak merah menyerupai titik-titik. Mirip polkadot tapi warnanya merah. Kalo tidak ada peradangan berarti BUKAN virus. Kalo belum yakin, kita cek lagi pada organ ke tiga.

PARU

Pada serangan virus ND, jejak ke tiga ada di paru-paru. Bagian ini akan terjadi peradangan juga. Bentuknya bercak-bercak merah di hampir semua bagian paru.

Nah, kalo di ketiga organ tadi ada jejaknya betul positif Telo-nya disebabkan oleh virus. Kalau tidak ada jejak tadi, maka dapat dipastikan itu bukan disebabkan oleh virus.

Kalau masih ada teman yang “ngeyel”…, gampang, duitin aja sekalian. Ajak taruhan, bawa bangkainya ke lab kesehatan hewan. Di Ragunan biaya sekitar 250 ribu untuk pool 5 sample. Hasilnya akan keluar sekitar 1-2 hari kemudian. Jadi jangan mudah mengkambing hitamkan virus ND ya, kasihan dia difitnah terus.

Agak panjang sedikit, semoga menambah wawasan… [Mas Nino]

Membela Virus NDPertama, pada tulisan ini saya ga mau bahas soal "obat telo apa ?" Atau,"Cara menyembuhkan telo gimana…

Dikirim oleh Mas Nino pada Rabu, 22 Januari 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini